<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" >

<channel><title><![CDATA[SUMIN LIU | PRUDENTIAL | ASURANSI PRUDENTIAL | ASURANSI JIWA | ASURANSI KESEHATAN | BISNIS ASURANSI - ASURANSI]]></title><link><![CDATA[https://www.suminliu.com/asuransi]]></link><description><![CDATA[ASURANSI]]></description><pubDate>Mon, 03 Mar 2025 16:39:40 +0700</pubDate><generator>Weebly</generator><item><title><![CDATA[ASURANSI JIWA]]></title><link><![CDATA[https://www.suminliu.com/asuransi/asuransi-jiwa]]></link><comments><![CDATA[https://www.suminliu.com/asuransi/asuransi-jiwa#comments]]></comments><pubDate>Sun, 04 Jan 2015 16:13:13 GMT</pubDate><category><![CDATA[Asuransi Jiwa]]></category><guid isPermaLink="false">https://www.suminliu.com/asuransi/asuransi-jiwa</guid><description><![CDATA[Saat ini, Anda pasti sudah familiar dengan istilah asuransi. Hal ini  dikarenakan, &nbsp;publikasi perusahaan-perusahaan asuransi kepada masyarakat  sudah cukup banyak. Sebagian dari Anda juga pasti sudah menjadi peserta  asuransi, terutama mereka yang bekerja baik sebagai pegawai negeri  (Askes) maupun pegawai swasta (Jamsostek). Askes dan Jamsostek adalah  asuransi dasar bagi para pekerja.&nbsp;  Salah satu jenis asuransi yang sudah ada sejak lama adalah asuransi jiwa. Pengertiannya,  dengan m [...] ]]></description><content:encoded><![CDATA[<div class="paragraph" style="text-align:left;"><span style='text-decoration:none; font-style:normal; font-weight:400; color:rgb(90, 90, 90); '>Saat ini, Anda pasti sudah familiar dengan istilah asuransi. Hal ini  dikarenakan, &nbsp;publikasi perusahaan-perusahaan asuransi kepada masyarakat  sudah cukup banyak. Sebagian dari Anda juga pasti sudah menjadi peserta  asuransi, terutama mereka yang bekerja baik sebagai pegawai negeri  (Askes) maupun pegawai swasta (Jamsostek). Askes dan Jamsostek adalah  asuransi dasar bagi para pekerja.&nbsp;<br /> <br /> Salah satu jenis asuransi yang sudah ada sejak lama adalah<strong style=""> asuransi jiwa. </strong>Pengertiannya,  dengan menjadi peserta asuransi jiwa, seseorang yang menjadi peserta  akan mendapat sejumlah nilai pertanggungan tertentu yang akan dapat  dicairkan ketika dirinya meninggal. Artinya, manfaat dari asuransi  tersebut adalah untuk ahli waris.&nbsp;<br /> <br /> Masalahnya, meskipun sudah  tahu bahwa asuransi jiwa itu penting, kebanyakan orang menunda-nunda  untuk menjadi peserta asuransi jiwa dengan berbagai alasan. Mungkin  karena alasan dana. Alasan lainnya, mungkin karena merasa belum perlu.&nbsp;<br /><span style=""></span><font size="3"><strong><br /><span style=""></span> Waktu Tepat untuk Asuransi Jiwa </strong></font><br />Nah sekarang, sebenarnya kapan seseorang seharusnya sudah merasa  perlu untuk menjadi peserta asuransi jiwa? Berikut adalah saat-saat  ketika seharusnya seseorang sudah mulai memikirkan dan menjadi peserta  asuransi jiwa.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Pertama, memiliki penghasilan tetap yang cukup untuk membeli  premi.&nbsp;Bisa dimulai dengan premi yang paling rendah disesuaikan dengan  pendapatan. Pilihlah premi yang dibayar bulanan daripada tahunan. Tetapi  kalau memiliki kemampuan membayar setahun sekaligus, tentu akan lebih  bagus.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Kedua, mulai untuk berkeluarga.&nbsp;Artinya, apabila ia adalah seorang  suami, ia memiliki tanggungan keluarga yang harus dicukupi kebutuhannya.  Itulah saatnya ia mengusahakan untuk mengasuransikan jiwanya.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Ketiga, pekerjaan yang berisiko.&nbsp;Bisa berarti bidang pekerjaannya  memang berisiko, maupun pekerjaan-pekerjaan yang lain. Hal ini  dikarenakan, sejatinya risiko tidak memilih tempat. Bisa jadi seseorang  bekerja sebagai staff administrasi biasa, tetapi untuk menuju tempat  kerja ia harus mengendarai motor atau kendaraan setiap hari, melalui  jalan raya. Ini pun terdapat risiko keselamatan di dalamnya.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Ketiga, Lebih awal lebih baik.&nbsp;Menjadi peserta asuransi pada usia  lebih muda memiliki keuntungan, terutama dari besaran premi. Karena  biasanya apabila usia peserta asuransi saat ia mendaftar sudah tua,  risiko penyakit juga bermunculan, pada saat itu harga premi menyesuaikan  dengan risiko.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Keempat, awali dengan riset perusahaan asuransi. Inilah yang perlu  Anda lakukan. Tidak harus menunggu didatangi agen asuransi dan Anda  diprospek. Sebelum itu, Anda bisa melakukan riset secara mandiri.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Informasinya tersedia banyak. Namun yang terpenting, dalam memilih  asuransi adalah pilih perusahaan terpercaya (bisa diteliti testimonial  para nasabahnya di internet), produknya sesuai dengan kebutuhan, dan  besaran preminya sesuai dengan kemampuan.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Setidaknya itulah lima hal yang menjadi tanda-tanda ketika Anda  seharusnya sudah perlu menjadi peserta asuransi jiwa, sekaligus apa yang  harus dilakukan sebagai langkah awal.&nbsp;<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <font size="3"><strong>Tips Memilih Produk Asuransi Jiwa </strong></font><br />Produk Asuransi Jiwa merupakan janji yang tertulis dalam polis  asuransi. Polis asuransi tersebut dibuat oleh penanggung kepada  tertanggung untuk memberikan kompensasi keuangan, jika sesuatu terjadi  kepada tertanggung.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Penanggung menawarkan berbagai produk yang sesuai dengan persyaratan  dan juga kebutuhan calon tertanggung. Calon tertanggung mempunyai  kebebasan untuk memilih setiap produk yang sesuai kebutuhannya.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Pada umumnya, asuransi jiwa terdiri atas beberapa produk.  Masing-masing produk mempunyai manfaat yang berbeda, guna melayani  berbagai kebutuhan yang sesuai dengan kemampuan nasabah. Untuk itu, Anda  harus bisa memilih prosuk asuransi dengan benar.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Memilih program asuransi jiwa dengan kualitas terbaik dan terpercaya,  ytentu memerlukan ketelitian dan kehati-hatian. Apalabi, saat ini  banyak lembaga asuransi yang menawarkan prosuk asuransi jiwa. Bukan  hanya perusahaan asuransi yang menawarkan secara langsung, melainkan  juga bank-bank konvensional.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Lalu, mengapa saat ini banyak perusahaan atau lembaga keuangan yang  menawarkan produk asuransi jiwa? Hal ini diakrenakan, jiwa seseorang itu  sangatlah berharga. Selain itu, banyak orang yang ingin melindungi  dirinya pribadi dan juga keluarga dalam sebuah wadah yang disebut dengan  asuransi jiwa.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Dengan semakin pesatnya perkembangan bisnis asuransi di Indonesia,  semakin bertambah pula keinginan dari para calon nasabah asuransi untuk  memilih produk asuransi jiwa, produk asuransi jiwa yang dipilih, tentu  akan menguntungkan bagi nasabah tersebut.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Anda bisa memilih dan menentukan perusahaan asuransi yang menawarkan  produk-produk asuransi jiwa terbaik. Perusahaan asuransi terbaik  biasanya menawarkan berbagai macam fitur produk. Sipaya Anda tidak salah  dalam menentukan pilihan perusahaan asuransi, perhatikanlah hal-hal  berikut ini.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <ul style=""><li style=""> <strong>Pentingnya Asuransi Jiwa </strong></li></ul> Anda harus paham akan pentingnya asuransi jiwa. Apabila Anda ingin  membeli produk asuransi, kenali jenis asuransi yang sesuai dengan  kebutuhan. Bisa jadi, Anda membutuhkan Asuransi kesehatan, Asuransi  Jiwa, Asuransi Pendidikan, Asuransi Kecelakaan, Asuransi Syariah, dan  lain-lain. Banyak pembahasan seputar asuransi, baik di media online  maupun offline yang mampu membantu Anda, untuk memahami dan mengerti  penringnya mengikuti program asuransi jiwa.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <ul style=""><li style=""> <strong>Memilih dan Membandingkan Perusahaan Asuransi </strong></li></ul> Seperti yang diketahui, perusahaan asuransi yang menawarkan produk  asuransi jiwa sudah banyak. Hal ini tentu akan mempermudah Anda dalam  memilih perusahaan asuransi yang bagus dan sesuai dengan kebutuhan Anda.  Cobalah cari informasi sebanyak-banyaknya dan bandingkan antara  perusahaan asuransi yang satu dengan perusahan asuransi lainnya<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <ul style=""><li style=""> <strong>Pilih Jenis Produk Asuransi Jiwa yang Sesuai Kebutuhan </strong></li></ul> Dalam produk asuransi jiwa, terdapat banyak fitur yang bisa dipilih  sesuai keinginan dan kebutuhan Anda. Biasanya, fitur asuransi jiwa  menawrkan program asuransi jiwa untuk personal dan asuransi untuk  seluruh keluarga. Jadi pemilihan jenis produk dari asuransi jiwa ini,  tentu lebih memudahkan Anda dalam memenuhi kebutuhan untuk pribadi dan  seluruh keluarga.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <ul style=""><li style=""> <strong>Pelajari Program dan ilustrasi Asuransi Jiwa </strong></li></ul> Seperti yang dijelaskan di atas, untuk memelajari sebuah prosuk  asuransi jiwa, Anda harus mencari banyak informasi dengan menggunakan  media online ataupun offline. Dengan demikian, akan lebih memudahkan  Anda untuk memahami secara keseluruhan mengenai produk asuransi jiwa  yang akan dipilih.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Nah, biasanya ilustrasi program asuransi jiwa, akan diberikan kepada  seorang agen asuransi pada saat bertemu dan menjelaskan semua hal  mengenai asuransi jiwa.Perhatikan dengan baik dari segi premi asuransi  yang Anda harus bayar setiap bulan. Apanila lebih tinggi, tanyakanlah  alasannya kepada agen asuransi tersebut<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <ul style=""><li style=""> <strong>Tarif Premi Asuransi Jiwa </strong></li></ul> Anda jangan sampai terpancing hanya oleh tarif premi yang murah.  Sebaiknya. bandingkan juga dengan patokan harga perusahaan asuransi jiwa  yang ada lainnya. apabila dirasa cukup kompetitif (wajar), bisa  dijadikan sebagai ukuran dalam memilih perusahaan asuransi jiwa. Hal ini  diakrenakan, bisa jadi dengan premi yang teralu murah, perusahaan  justru ingin mengeruk dana sebesar-besarnya, sedangkan manfaat  dipersempit.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <ul style=""><li style=""> <strong>Memilih Agen Asuransi Jiwa </strong></li></ul> Tidak semua agen asuransi bisa memberikan penjelasan produk secara  baik dan lengkap. Terkadang, hanya untuk memburu target penjualan, oknum  agen asuransi jiwa menawarkan produk dengan menggunakan rayuan manis.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Anda tak perlu khawatir, karena untuk agen asuransi yang professional  tentu telah melalui tahapan ujian sebagai agen professional. Selain  itu, agen profeional juga sudah terdaftar secara resmi dan memiliki  nomor keanggotaan AAJI. AAJI merupakan singkatan dari Asosiasi Asurasi  Jiwa Indonesia).<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Untuk itu, sebaiknya pilih agen asuransi yang terpercaya. Dengan  demikian, apabila Anda kelak menghadapi masalah dengan polis Anda,  kberadaan agen bisa diketahui dan perusahaan tersebut ikut bertanggung  jawab.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Kesimpulannya adalah asuransi jiwa merupakan program asuransi yang  memberikan proteksi terhadap risiko pada jiwa seseorang yang  tertanggung. Manfaat dari proteksi ini adalah jaminan kepastian terhadap  tertanggung dan keluarga dalam menghadapi berbagai risiko dalam  kehidupan.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Ketika menghadapi sebuah risiko, mandaat asuransi pasti akan terasa,  mulai dari dana pendidikan, dana pensiun, maupuun santunan meninggal.  Kepastian ini tertuang secara rindi dalam polis yang neniliki kekuatan  dan dasar hukum yang sah.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Nah, demikianlah artikel seputar asuransi jiwa. Mulai dari pembahasan  asuransi jiwa, waktu tepat memilih asuransi jiwa, sampai dengan tips  memilih asuransi jiwa. Semoga informasi yang disajikan bermanfaat bagi  para pembaca.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Selamat berasuransi!<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span></span></div>]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[ASURANSI]]></title><link><![CDATA[https://www.suminliu.com/asuransi/asuransi]]></link><comments><![CDATA[https://www.suminliu.com/asuransi/asuransi#comments]]></comments><pubDate>Sun, 04 Jan 2015 16:05:40 GMT</pubDate><category><![CDATA[Asuransi Allianz]]></category><category><![CDATA[Asuransi AXA]]></category><category><![CDATA[Asuransi BCA Life]]></category><category><![CDATA[Asuransi Bumiputra]]></category><category><![CDATA[Asuransi Jiwa]]></category><category><![CDATA[Asuransi Kesehatan]]></category><category><![CDATA[Asuransi Kesehatan BPJS]]></category><category><![CDATA[Asuransi Kesehatan Terbesar]]></category><category><![CDATA[Asuransi Manulife]]></category><category><![CDATA[Asuransi Mubarakah]]></category><category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Anak]]></category><category><![CDATA[Asuransi Prudential]]></category><category><![CDATA[Asuransi Sun Life]]></category><category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category><category><![CDATA[Klaim Asuransi]]></category><category><![CDATA[Lowongan Kerja Asuransi]]></category><category><![CDATA[Perusahaan Asuransi]]></category><category><![CDATA[Perusahaan Asuransi Terbaik]]></category><guid isPermaLink="false">https://www.suminliu.com/asuransi/asuransi</guid><description><![CDATA[Asuransi 		Apa yang Anda  ketahui tentang asuransi? Asuransi bisa saja berhubungan dengan berbagai  hal, salah satunya masalah biaya pendidikan. Seorang ibu mengeluhkan  biaya masuk Taman Kanak-kanak di sebuah yayasan pendidikan ternyata  mahal sekali. Lebih dari dari yang diterima suaminya sebulan sekali.  Setiap tahunnya biaya pendidikan semakin mahal saja. Pendidikan anak merupakan prioritas utama dalam keluarga. Betapa  bahagianya orangtua, setelah kerja keras mencari nafkah&nbsp;bisa  menye [...] ]]></description><content:encoded><![CDATA[<div class="paragraph" style="text-align:left;"><span style='text-decoration:none; font-style:normal; font-weight:400; color:rgb(90, 90, 90); '><span style="text-decoration:none; font-style:normal; font-weight:400; color:rgb(90, 90, 90); "><font size="5"><strong>Asuransi 		</strong></font><br /><br />Apa yang Anda  ketahui tentang asuransi? Asuransi bisa saja berhubungan dengan berbagai  hal, salah satunya masalah biaya pendidikan. Seorang ibu mengeluhkan  biaya masuk Taman Kanak-kanak di sebuah yayasan pendidikan ternyata  mahal sekali. Lebih dari dari yang diterima suaminya sebulan sekali.  Setiap tahunnya biaya pendidikan semakin mahal saja.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Pendidikan anak merupakan prioritas utama dalam keluarga. Betapa  bahagianya orangtua, setelah kerja keras mencari nafkah&nbsp;bisa  menyekolahkan anaknya hingga pendidikan tinggi. Tapi, itu semua tidak  gampang. Dana pendidikan anak harus dipersiapkan sedini mungkin.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Banyak cara mempersiapkan dana untuk pendidikan. Salah satunya yang  sedang berkembang di masyarakat saat ini adalah asuransi pendidikan.  Banyak sekali perusahaan asuransi yang menawarkan program asuransi  pendidikan.&nbsp; Bentuk, syarat, maupun jumlah yang ditawarkanpun  bervariasi.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <font size="3"><strong>Pentingnya Asuransi </strong></font><br />Asuransi adalah investasi Anda dan keluarga, dengan cara  menginvestasikan dana dalam bentuk premi yang dibayarkan sesuai periode  waktu yang disepakati dengan perusahaan asuransi. Biasanya ada yang  dibayarkan setiap bulan sekali, 3 bulan, 6 bulan maupun 12 bulan sekali.  Anda sendiri yang menentukan kapan dana akan dibayarkan dan masa  investasi. Anda bisa dengan tenang menyusun rencana pendidikan untuk  anak di masa depan.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Dana yang sudah tersimpan ini, akan dikembalikan oleh perusahaan  asuransi sesuai dengan kesepakatan tersebut. Ada asuransi yang  menawarkan program pengembalian sejumlah dana, seperti dana untuk  pendidikan saat anak Anda berumur tertentu atau saat mereka akan  memasuki jenjang pendidikan.&nbsp; Contoh : saat anak Anda berumur 7 tahun,  akan masuk Pendidikan Sekolah Dasar, Anda akan menerima sejumlah dana  yang dapat dicairkan. Dana ini dapat digunakan untuk biaya masuk sekolah  dan lainnya.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <font size="3"><strong>Kelebihan Asuransi </strong></font><br />Dibandingkan dengan menabung di bank, asuransi menawarkan jaminan  lebih. Jika saat asuransi berjalan, Anda mengalami musibah, tidak bisa  bekerja lagi atau meninggal dunia, dan tidak dapat membayar dana  asuransi lagi maka perusahaan asuransi tetap memberikan dana tersebut  pada saat waktu jatuh tempo. Uang Anda tidak akan hilang dan Anda masih  bisa mendapatkan jaminan dana sampai waktu yang disepakati.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <font size="3"><strong>Memilih Perusahaan Asuransi </strong></font><br />Pastikan kita memilih perusahaan asuransi yang tepat dan terpecaya.  Dana yang kita investasikan bukanlah dana yang kecil, apalagi dalam  jangka waktu yang lama. Oleh karena itu, kita harus bisa memilih  perusahaan asuransi yang tepat. Tips untuk membeli produk asuransi:<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <ul style=""><li style=""><strong style="">Perusahaan asuransi yang berpengalaman</strong>.&nbsp; Anda harus  survey terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli produk. Banyaknya  perusahaan asuransi saat ini tidak menjamin semua berpengalaman dan bisa  dipercaya.&nbsp;</li></ul> <ul style=""><li style=""><strong style="">Jenis asuransi.&nbsp;&nbsp;</strong>Ada dua jenis asuransi yang berkembang,<strong style="">&nbsp;</strong>asuransi konvensional dan syariah.&nbsp; Kedua asuransi berbeda dari sistem pembagian keuntungan. &nbsp;</li></ul> <ul style=""><li style=""><strong style="">Jenis Pembayaran.&nbsp;&nbsp;</strong>Asuransi pendidikan dapat  dibayar dengan menggunakan Rupiah ataupun mata uang asing lainnya. Anda  tinggal menentukan pilihan, menyesuaikan dengan dana yang anda miliki.&nbsp;</li></ul> <ul style=""><li style=""><strong style="">Waktu Pembayaran.</strong>&nbsp; Jangka waktu pembayaran asuransi bermacam-macam tergantung keinginan, ada yang sebulan sekali, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan.</li></ul> <br />Nah salah satu jenis asuransi yang bisa dipilih adalah asuransi syariah. Berikut ini ulasannya.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <font size="3"><strong>Asuransi Syariah </strong></font><br />Kini, di dalam ekonomi syariah, kita tak hanya mengenal bank syariah,  tetapi dikenal juga asuransi syariah. Seperti diketahui bersama bahwa  asuransi merupakan bentuk perlindungan suatu nilai ekonomi. Nilai  ekonomi tersebut dapat dilihat dari manusia sebagai sumber dari ekonomi.  Ya, manusia bisa menghasilkan uang, jasa, maupun barang atau benda yang  memiliki nilai ekonomi (mobil, rumah, dan lain sebagainya).<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Nah, lalu seperti apa landasan penting dalam asuransi syariah? Berikut ini ulasannya.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <font size="3"><strong>Landasan Penting Asuransi Syariah </strong></font><br />Membahas tentang asuransi syariah, ada sejumlah landasan penting yang  menerangkan mengapa asuransi syariah itu diperlukan. Ini dia landasan  pentingnya.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <ul style=""><li style="">Di dalam kehidupan ini, pasti ada risiko dan ketidakpastian. Di  dalam syariah, pernyataan tersebut diperkuat oleh Surat Lukman ayat 34, <em style="">&ldquo;&hellip;dan  tiada seorangpun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan  diusahakannya besok, dan tiada seorangpun yang mengetahui dibumi mana  dia akan mati, sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha mengenal</em>&rdquo;. (QS. Lukman: 34)</li></ul>  <ul style=""><li style="">Kita semua sebagai manusia wajib hukumnya saling menolong dan saling  membantu. Hal ini sesuai dengan yang tertulis dalam Surat Al-Maidah  ayat 2, <em style="">&ldquo;&hellip;dan tolong menolonglah kamu dalam mengerjakan kebaikan dan  takwa, dan janganlah tolong menolong dalam berbuat dosa dan  pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat  berat siksanya</em>&rdquo;. (QS. Al-Maidah: 2)</li></ul>  <ul style=""><li style="">Umat manusia yang memiliki iman dianjurkan sekali melakukan  perencanaan masa depan untuk dirinya dan keluarga tercinta. Hal ini  sesuai dengan Surat Al-Hasyir ayat 18, &ldquo;<em style="">Hai orang-orang yang beriman  bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa  yang yang diperbuatnya untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah.  Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan</em>&rdquo;.</li></ul> Lalu, apa yang membedakan asuransi syariah dengan asuransi konvensional? Beikut ini ulasannya.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> <font size="3"><strong>Perbedaan Asuransi Syariah dengan Asuransi Konvensional </strong></font><br />Setelah tadi mengulas tentang landasan-landasan penting dari asuransi  syariah, berikut ini ada juga beberapa hal yang harus diperhatikan  baik-baik saat membandingkan antara asuransi syariah dan asuransi  konvensional.<br /><span style=""></span> <ul style=""><li style="">Fundamental hukum serta operasional atau filosofinya adalah mencari  rida Allah Awt., sehingga sangat berdimensi dengan dunia maupun akhirat.  Berbeda dengan asuransi konvensional yang tak diharuskan mempunyai  filosofi hukum operasional akhirat.&nbsp;</li></ul> <ul style=""><li style="">Fundamental hukum serta operasionalnya juga berdasarkan Al-quran,  hadis, dan juga hukum positif yang berlaku. Sementara itu, asuransi  konvensional hanya memakai hukum positif yang berlaku.&nbsp;</li></ul> <ul style=""><li style="">Manajemen di dalam struktur organisasinya memiliki DPS (Dewan  Pengawas Sayriah) yang bertugas dan berfungsi memastikan operasional,  investasi, manajemen, serta produk perusahaannya tak menyimpang dari  ajaran syariah.</li></ul> <ul style=""><li style="">Sistem akuntansinya yaitu berupa menyusun laporan terbuka, mulai  dari dumber dana, pemakaian, serta zakatnya. Berbeda dengan jenis  konvensional yang tak mewajibkan keterbukaan dalam sistem pembukuannya.&nbsp;</li></ul> <ul style=""><li style="">Produk jenis syariah sengaja didesain agar terbebas dari unsur <em style="">gharar </em>(sesuatu yang tak jelas), <em style="">maisir </em>(berbentuk spekulatif), serta <em style="">riba </em>(bunga).&nbsp;</li></ul> <ul style=""><li style="">Operasional pengelolaan risikonya berdasar pada prinsip <em style="">sharing of risk </em>(membagi risiko) di antara mereka. Sementara itu, jenis konvensional mempunyai konsep <em style="">transfer of risk</em>  (pemindahan risiko dari peserta kepada pihak perusahaan).  Konsekuensinya, dana yang didapat jadi berpindah tangan, yaitu dari  peserta ke pihak perusahaan atau menjadi milik perusahaan.&nbsp;</li></ul> <ul style=""><li style="">Operasional investasi dana kelolaan yang ada pada instrumen berbasis  sistem syariah. Khusus saham syariah di negara Indonesia bisa dilihat  dari data yang ada di Jakarta Islamic Index. Sementara itu, jenis  konvensional bebas untuk menentukan instrumen investasi.&nbsp;</li></ul> <ul style=""><li style="">Operasional pembayaran klaim risiko sumbernya berasal dari rekening dana <em style="">tabbaru</em>, yakni dana yang diniatkan serta diikhlaskan sejak awal untuk kepentingan sosial atau saling menolong di antara peserta <em style="">takaful </em>(saling  menanggung) jika terjadi sebuah musibah. Sementara itu, pada jenis  konvensional, dana tersebut dapat terlihat di rasio resiko berbanding  modal atau RBC (Risk Based Capital).</li></ul> Jadi, dapat disimpulkan bahwa perusahaan asuransi syariah mempunyai  kultur perusahaan yang berbasis syariah Islam. Dana yang dikumpulkan  adalah hak dari para peserta, sedangkan perusahaan syariah hanya  berkewajiban memegang amanah dalam mengelolanya. Sementera itu, pada  konvensional, dana tang dikumpulkan secara otomatis menjadi hak  perusahaan sehingga pihak perusahaan bebas untuk melakukan alokasi  investasinya.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span> Nah, saatnya Anda memilih&nbsp;<strong style="">asuransi </strong>yang sesuai dengan kebutuhan Anda.<br /><span style=""></span><br /><span style=""></span></span></span></div>]]></content:encoded></item></channel></rss>