<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" >

<channel><title><![CDATA[SUMIN LIU | PRUDENTIAL | ASURANSI PRUDENTIAL | ASURANSI JIWA | ASURANSI KESEHATAN | BISNIS ASURANSI - FINANCIAL PLANNING]]></title><link><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning]]></link><description><![CDATA[FINANCIAL PLANNING]]></description><pubDate>Fri, 07 Mar 2025 08:52:13 +0700</pubDate><generator>Weebly</generator><item><title><![CDATA[PRUDENTIAL ADALAH PILIHAN ASURANSI YANG TEPAT UNTUK ANDA DAN KELUARGA]]></title><link><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/prudential-adalah-pilihan-asuransi-yang-tepat-untuk-anda-dan-keluarga]]></link><comments><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/prudential-adalah-pilihan-asuransi-yang-tepat-untuk-anda-dan-keluarga#comments]]></comments><pubDate>Sun, 03 Aug 2014 04:45:13 GMT</pubDate><category><![CDATA[6) Video Financial Planning]]></category><guid isPermaLink="false">https://www.suminliu.com/financialplanning/prudential-adalah-pilihan-asuransi-yang-tepat-untuk-anda-dan-keluarga</guid><description><![CDATA[      [...] ]]></description><content:encoded><![CDATA[<div class="wsite-youtube" style="margin-bottom:10px;margin-top:10px;"><div class="wsite-youtube-wrapper wsite-youtube-size-auto wsite-youtube-align-center"> <div class="wsite-youtube-container">  <iframe src="//www.youtube.com/embed/Ge-FFTlTai4?wmode=opaque" frameborder="0" allowfullscreen></iframe> </div> </div></div>]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Apa itu Financial Planning?]]></title><link><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/apa-itu-financial-planning]]></link><comments><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/apa-itu-financial-planning#comments]]></comments><pubDate>Sat, 06 Oct 2012 13:36:40 GMT</pubDate><category><![CDATA[1) What ...?]]></category><guid isPermaLink="false">https://www.suminliu.com/financialplanning/apa-itu-financial-planning</guid><description><![CDATA[ Perencanaan Keuangan / Financial Planning adalah suatu rangkaian PROSES dimulai dari  mempersiapkan, merancang dan mengelola keuangan yang dilakukan dengan  disiplin, terus menerus, terarah dan terukur untuk mencapai Impian (Dream) atau Tujuan Hidup (The Goals of Life) yang  diinginkan.  Karena kita yang merencanakan, berarti kita berada di pihak yang memegang kendali, bukan sebaliknya.  Oleh sebab itu, inti dari Perencanaan Keuangan adalah hidup bebas dari kendali dan kuasa uang,  bukan hidup  [...] ]]></description><content:encoded><![CDATA[<span class='imgPusher' style='float:left;height:0px'></span><span style='z-index:10;position:relative;float:left;;clear:left;margin-top:0px;*margin-top:0px'><a><img src="https://www.suminliu.com/uploads/1/3/0/0/13006406/215809632.jpg?215" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 10px; border-width:1px;padding:3px;" alt="Picture" class="galleryImageBorder" /></a><span style="display: block; font-size: 90%; margin-top: -10px; margin-bottom: 10px; text-align: center;" class="wsite-caption"></span></span> <div class="paragraph" style="text-align:left;display:block;"><strong style="">Perencanaan Keuangan / Financial Planning</strong> adalah suatu rangkaian PROSES dimulai dari  mempersiapkan, merancang dan mengelola keuangan yang dilakukan dengan  disiplin, terus menerus, terarah dan terukur untuk mencapai Impian <em style="">(Dream)</em> atau Tujuan Hidup <em style="">(The Goals of Life)</em> yang  diinginkan. <br /><br /> Karena kita yang merencanakan, berarti kita berada di pihak yang memegang kendali, bukan sebaliknya. <br /><br /> Oleh sebab itu, inti dari <strong style="">Perencanaan Keuangan</strong> adalah hidup bebas dari kendali dan kuasa uang,  bukan hidup penuh kekuatiran dan kegelisahan akan uang. Kitalah yang  menjadi TUAN atas uang, yang mengendalikan dan menguasai uang. <br /><br />  <strong style="">Tapi, dapatkah saya melakukan seluruh hal itu sendiri?</strong> <br /><br /> Jawabannya mungkin YA. Tetapi mampukah kita melakukannya sendiri secara  konsisten? Sebagian besar dari kita kesulitan dalam mengelola keuangan  pribadi dengan berbagai alasan diantaranya: <ul style=""><li style="">Sibuk, tidak ada waktu untuk melakukannya sendiri</li><li style="">Sulit mendisiplinkan diri untuk selalu menyisihkan dan melakukan investasi demi masa depan keluarga</li><li style="">Sulit berkomunikasi dengan pasangan dalam mengelola keuangan keluarga</li><li style="">Terlalu banyak penawaran investasi dan asuransi dari sanak saudara  dan kerabat, yang sulit ditolak padahal saya tidak menginginkannya</li><li style="">Perubahan peraturan investasi maupun perpajakan</li><li style="">Tidak mengerti kompensasi dan benefit yang saya dapatkan dari perusahaan asuransi</li><li style="">Pernah merasa tertipu dalam melakukan keputusan investasi, dan tidak ingin tertipu lagi<br /><br /></li></ul>  <strong style="">Perencanaan Keuangan</strong> yang baik adalah yang menyeluruh  (komprehensif) dan saling berhubungan (integratif) antara satu aspek  dengan aspek lainnya, yaitu: <ol style=""><li style="">Manajemen Aset/Dana</li><li style="">Manajemen Resiko</li><li style="">Manajemen Investasi</li><li style="">Perencanaan Pendidikan</li><li style="">Perencanaan Pajak</li><li style="">Perencanaan Pensiun</li><li style="">Perencanaan Warisan</li><li style="">Perencanaan Lainnya<br /><br /></li></ol>  <strong style="">Apa peran saya dalam proses perencanaan tersebut?</strong> <br /><br /> Anda dan pasangan Anda diharapkan memberi informasi pribadi Anda dan  keluarga termasuk situasi keuangan Anda, tujuan investasi Anda, status  pajak Anda, kewajiban Anda, polis asuransi Anda, serta segala informasi  yang dibutuhkan dalam membuat Rencana Keuangan. Beritahukan secara  terbuka dan total. <br /><br />  <strong style="">Dapatkah Perencanaan Keuangan membuat saya kaya?</strong> <br /><br /> Sangat disayangkan bahwa tidak ada skema manapun yang dapat membuat kita  menjadi kaya dengan sangat cepat. Alasan yang paling penting dalam  membuat sebuah Perencanaan Keuangan adalah mendapatkan tingkat  pengembalian yang lebih optimal dari uang yang dapat tabung/investasikan  dan membuat investasi Anda bekerja lebih keras, dengan cara : <ul style=""><li style="">Meningkatkan produktivitas aset Anda</li><li style="">Menambah peningkatan kekayaan Anda dan membantu memproteksi keluarga Anda</li><li style="">Menganalisa struktur dan penempatan aset Anda sehingga meminimalkan risiko</li><li style="">Memberikan alternatif investasi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan</li><li style="">Strategi dalam meningkatkan jumlah tabungan per bulan</li><li style="">Membantu memilih alternatif  investasi yang ada di masyarakat</li><li style="">Meminimalkan penyusutan aset disebabkan keadaan mendadak:<br /> 	<em style=""><ul style=""><li style="">Cacat tubuh, tidak dapat bekerja</li><li style="">Pemutusan Hubungan Kerja</li><li style="">Kematian</li></ul></em> 	</li></ul></div> <hr style="width:100%;clear:both;visibility:hidden;"></hr>]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Mengapa Perlu Melakukan Perencanaan Keuangan?]]></title><link><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/mengapa-perlu-melakukan-perencanaan-keuangan]]></link><comments><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/mengapa-perlu-melakukan-perencanaan-keuangan#comments]]></comments><pubDate>Fri, 05 Oct 2012 13:38:37 GMT</pubDate><category><![CDATA[2) Why ...?]]></category><guid isPermaLink="false">https://www.suminliu.com/financialplanning/mengapa-perlu-melakukan-perencanaan-keuangan</guid><description><![CDATA[ Perencanaan Keuangan yang baik akan membantu Anda: Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya resiko keuangan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup di masa depanAgar dapat mengembangkan kekayaan dengan lebih optimalAgar dapat mengurangi atau melunasi hutang-hutang konsumtifUntuk mempersiapkan kebutuhan terhadap meningkatnya biaya hidup sehari-hariUntuk mempersiapkan adanya momen dalam kehidupan dan rencana masa  depan, seperti pernikahan, kelahiran, dana pendidikan, pembelian rumah,  kendaraa [...] ]]></description><content:encoded><![CDATA[<span class='imgPusher' style='float:left;height:0px'></span><span style='z-index:10;position:relative;float:left;;clear:left;margin-top:0px;*margin-top:0px'><a><img src="https://www.suminliu.com/uploads/1/3/0/0/13006406/1380636992.png" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 10px; border-width:0;" alt="Picture" class="galleryImageBorder" /></a><span style="display: block; font-size: 90%; margin-top: -10px; margin-bottom: 10px; text-align: center;" class="wsite-caption"></span></span> <div class="paragraph" style="text-align:left;display:block;"><span style="font-weight: bold;">Perencanaan Keuangan yang baik akan membantu Anda: </span><ul style=""><li style="">Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya resiko keuangan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup di masa depan</li><li style="">Agar dapat mengembangkan kekayaan dengan lebih optimal</li><li style="">Agar dapat mengurangi atau melunasi hutang-hutang konsumtif</li><li style="">Untuk mempersiapkan kebutuhan terhadap meningkatnya biaya hidup sehari-hari</li><li style="">Untuk mempersiapkan adanya momen dalam kehidupan dan rencana masa  depan, seperti pernikahan, kelahiran, dana pendidikan, pembelian rumah,  kendaraan dan lain-lain</li><li style="">Untuk mempersiapkan jaminan kesejahteraan pada masa mendatang  seperti masa pensiun, pembagian warisan kepada generasi berikutnya  dengan lebih tentram, dan sebagainya</li></ul> <br />    <strong style="">Membimbing dalam masalah keuangan Anda</strong> <br /><br /> Sudah merupakan pengalaman dan kewajiban kita, sebagai seorang karyawan  atau professional dalam pekerjaan kita yang sangat menyita waktu,  sehingga kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengawasi dan  mengelola keuangan kita secara efektif, meskipun kita mempunyai  pengetahuan dan pengalaman bertindak. <br /><br />  Saat ini, hampir semua orang sangat sibuk untuk meng-update pengetahuan  mereka sesuai dengan bidang dan spealisasi masing-masing. Sementara itu,  untuk dapat melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh seorang  Perencana Keuangan, Anda akan memerlukan waktu yang cukup banyak.  <br /><br />  Hal ini dapat menyita waktu Anda yang sebenarnya dapat Anda pergunakan  untuk kehidupan pribadi Anda, keluarga, pekerjaan, bisnis, atau  bersosialisasi dengan rekan-rekan bisnis lainnya. <br /><br />  Dengan mempergunakan jasa Perencana Keuangan, Anda dapat meyakini bahwa  keuangan Anda akan lebih teratur dan tertata. Anda dapat memusatkan  waktu dan perhatian Anda secara lebih efektif untuk mengelola bisnis  Anda dalam mencapai tujuan-tujuan hidup Anda. <br /><br />  <strong style="">Memenuhi tujuan keuangan Anda</strong> <br /><br />  Banyak orang sekarang ini mulai memakai beberapa penasehat/perencana  yang memang ahli dalam bidang mereka masing-masing. Sebagai contoh  adalah broker saham  yang memang pAndai memilih saham dan obligasi, atau  broker asuransi yang sangat ahli dalam mencari produk asuransi yang  tepat guna. <br /><br />  Akan tetapi mereka memberikan saran tersebut tanpa mengetahui situasi  keuangan Anda, sehingga mereka kurang memberikan saran yang pas/tepat  sesuai dengan kebutuhan Anda. <br /><br />  Perencanaan Keuangan bukan dimaksudkan untuk mengganti seluruh hubungan  professional yang telah Anda jalin dan miliki, Perencana Keuangan dapat  mengatur strategi Anda yang tidak akan mengganggu rencana keuangan Anda.  Dengan melihat permasalahan secara keseluruhan, bukan  sebagian-sebagian. Perencana Keuangan dapat memberikan rekomendasi yang  sesuai dengan rencana dan tujuan keuangan Anda. <br /><br />  <strong style="">Memantau penerapan perencanaan keuangan Anda</strong> <br /><br /> Sebuah rencana keuangan sebaiknya diterapkan dan ditindak-lanjuti.  Rencana Keuangan yang sangat hebat dan lengkap, serta yang dipersiapkan  oleh seorang Perencana Keuangan ternama lulusan luar negri, yang tidak  diterapkan adalah suatu sia-sia (tidak berguna) dan buruk. <br /><br />  Karena Anda telah mengetahui masalah keuangan Anda, akan tetapi Anda  tidak melakukan tindakan apapun yang diperlukan, untuk memecahkan  masalah tersebut. Seluruh keinginan dan tujuan Anda tidak akan pernah  tercapai, tanpa Anda benar-benar melakukan suatu tindakan atau  mengaplikasikan langkah yang disarankan rencana keuangan Anda. Penerapan  adalah suatu hal yang sangat vital dan kritis.  <br /><br />  Perencana Keuangan yang baik akan membantu Anda dalam memastikan  penerapan dan melakukan tindakan yang dibutuhkan sesuai rencana keuangan  Anda. <br /><br />  <strong style="">Meninjau rencana Anda untuk memastikan seluruh rencana tepat waktu</strong> <br /><br />  Perencanaan Keuangan adalah suatu proses yang dinamis, sehingga melakukan pemantauan <em style="">(monitoring)</em> setiap waktu merupakan suatu keharusan untuk menjaga agar Anda tetap dalam jalur <em style="">(on-track)</em> mencapai tujuan keuangan Anda.  <br /><br />  Dalam hidup, Anda akan mengalami banyak perubahan-perubahan, yang tentu  saja hal tersebut akan mempengaruhi perencanaan keuangan dan pencapaian  tujuan keuangan Anda. <br /><br />  Meskipun sangat individu, kita berusaha untuk tetap sama dalam mengatur  kehidupan kita, situasi ekonomi dan keuangan disekitar kita akan berubah  seperti pergantian pemerintahan, regulasi pajak , perubahan ekonomi dan  lain-lain sehingga dibutuhkan peninjauan dan pemantauan secara berkala,  yaitu setiap 3 (tiga) bulan, 6 (enam) bulan atau minimum 1 (satu) tahun  sekali. <br /><br />  <strong style="">Memberikan Anda ketenangan</strong> <br /><br /> Banyak orang telah merasakan manfaat dengan membuat dan memiliki sebuah  Rencana Keuangan. Kekhawatiran dan kecemasan mereka terkait masalah  keuangan dan ketidak-pastian masa depan mereka, sebagian besar telah  terjawab dengan menggunakan Perencanaan Keuangan yang tertib dan  tertata. <br /><br />  Berhubungan atau berkomunikasi dengan Perencana Keuangan akan memberikan  Anda sebuah ketenangan dan kenyamanan, karena Anda telah mengetahui  dengan benar bahwa keadaan keuangan Anda telah dibantu oleh orang-orang  professional bersertifikasi dan berpengalaman untuk mencapai  tujuan-tujuan keuangan Anda. </div> <hr style="width:100%;clear:both;visibility:hidden;"></hr>]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Kapan Mulai Melakukan Perencanaan Keuangan?]]></title><link><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/kapan-mulai-melakukan-perencanaan-keuangan]]></link><comments><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/kapan-mulai-melakukan-perencanaan-keuangan#comments]]></comments><pubDate>Thu, 04 Oct 2012 13:41:43 GMT</pubDate><category><![CDATA[3) When ...?]]></category><guid isPermaLink="false">https://www.suminliu.com/financialplanning/kapan-mulai-melakukan-perencanaan-keuangan</guid><description><![CDATA[ Sumber daya terpenting dalam Perencanaan Keuangan adalah WAKTU.  Lakukan SEDINI MUNGKIN. Lebih Cepat, Lebih Baik! Jangan MENUNDA-NUNDA!  MASA DEPAN KEUANGAN ANDA ditentukan SAAT INI!  Mengapa Harus SAAT INI?  Karena Anda akan membayar MAHAL untuk biaya penundaan tersebut!  Berikut ilustrasi dari biaya penundaan tersebut:  Adi dan Bayu adalah dua sahabat karib. Ketika mereka berusia 25 tahun  dan mulai masuk dalam dunia kerja, Adi selalu menyisihkan Rp 10 juta  setiap tahunnya. Dan hal ini sudah [...] ]]></description><content:encoded><![CDATA[<span class='imgPusher' style='float:left;height:0px'></span><span style='display: table;z-index:10;width:auto;position:relative;float:left;max-width:100%;;clear:left;margin-top:0px;*margin-top:0px'><a><img src="https://www.suminliu.com/uploads/1/3/0/0/13006406/686926543.jpg?146" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 10px; border-width:1px;padding:3px; max-width:100%" alt="Picture" class="galleryImageBorder wsite-image" /></a><span style="display: table-caption; caption-side: bottom; font-size: 90%; margin-top: -10px; margin-bottom: 10px; text-align: center;" class="wsite-caption"></span></span> <div class="paragraph" style="text-align:left;display:block;">Sumber daya terpenting dalam Perencanaan Keuangan adalah WAKTU. <br /><br /> Lakukan SEDINI MUNGKIN. Lebih Cepat, Lebih Baik! Jangan MENUNDA-NUNDA! <br /> MASA DEPAN KEUANGAN ANDA ditentukan SAAT INI! <br /><br /> Mengapa Harus SAAT INI? <br /> Karena Anda akan membayar MAHAL untuk biaya penundaan tersebut! <br /><br /> <u style="">Berikut ilustrasi dari biaya penundaan tersebut</u>: <br /><br /> Adi dan Bayu adalah dua sahabat karib. Ketika mereka berusia 25 tahun  dan mulai masuk dalam dunia kerja, Adi selalu menyisihkan Rp 10 juta  setiap tahunnya. Dan hal ini sudah berjalan 5 tahun. <br /> Sementara Bayu, setelah 5 tahun bekerja baru menyadarinya dan mulai juga  menyisihkan Rp 10 juta setiap tahun secara rutin. Agar hasil yang  diperoleh bisa lebih banyak, Bayu bepikir ia akan menabung selama 20  (dua puluh) tahun berturut-turut. <br /><br /> Coba kita lihat, apabila Adi berhenti menabung secara rutin dan terus  menempatkan tabungannya terus di bank agar terus berbunga, berapakah  nilai tunai Adi dan Bayu, dua puluh tahun kemudian ? <br /><br /> <strong style="">Apakah Bayu akan memiliki uang yang lebih besar daripada Adi?</strong> <br /><br /> Mari kita perhatikan faktanya berikut ini dengan asumsi suku bunga 14%/thn : <br /><span></span> </div> <hr style="width:100%;clear:both;visibility:hidden;"></hr>  <div><div class="wsite-image wsite-image-border-none " style="padding-top:0;padding-bottom:10px;margin-left:0;margin-right:0;text-align:center"> <a href='https://www.suminliu.com/uploads/1/3/0/0/13006406/3592066_orig.png' rel='lightbox' onclick='if (!lightboxLoaded) return false'> <img src="https://www.suminliu.com/uploads/1/3/0/0/13006406/3592066_orig.png" alt="Picture" style="width:auto;max-width:100%" /> </a> <div style="display:block;font-size:90%"></div> </div></div>  <div class="paragraph" style="text-align:left;">Adi hanya menyetor&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Rp&nbsp;&nbsp; <strong style="">50.000.000</strong><br /> Bayu menyetor&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Rp <strong style="">150.000.000</strong><br /> Selisih Setor&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Rp <strong style="">100.000.000</strong> <br /><br /> Selisih Hasil (Biaya Tunda) = Rp <strong style="">38.077.133</strong> <br /> Bayu membayar lebih besar Rp <strong style="">100.000.000</strong> namun Adi memperoleh hasil yang <strong style="">lebih besar</strong> Rp <strong style="">38.077.133</strong>. <br /><br /> Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? <br /> <strong style="">Hal ini adalah karena adanya Efek Bunga Berbunga (Compounding Effect)!</strong> <br /><br /> <strong style="">Jadi, masihkah Anda akan menunda lagi?</strong></div>]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Siapa Saja Yang Perlu Melakukan Perencanaan Keuangan?]]></title><link><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/siapa-saja-yang-perlu-melakukan-perencanaan-keuangan]]></link><comments><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/siapa-saja-yang-perlu-melakukan-perencanaan-keuangan#comments]]></comments><pubDate>Tue, 02 Oct 2012 13:48:42 GMT</pubDate><category><![CDATA[4) Who ...?]]></category><guid isPermaLink="false">https://www.suminliu.com/financialplanning/siapa-saja-yang-perlu-melakukan-perencanaan-keuangan</guid><description><![CDATA[ Siapa saja yang perlu melakukan perencanaan keuangan ini? Para profesional dan karyawan dari berbagai latar belakang profesi  yang hendak menyusun &amp; mengelola keuangannya dengan lebih tepat  &amp; optimalPara  Kepala &amp; Ibu Rumah Tangga yang ingin membuat &amp; mengatur keuangannya dengan lebih baik lagiGenerasi Muda (Remaja, Pemuda/i, Mahasiswa/i) yang ingin mulai menyusun rencana masa depannya sedini mungkin agar lebih cerahPara Pengusaha, khususnya UMKM, yang ingin mengelola keuangan  [...] ]]></description><content:encoded><![CDATA[<span class='imgPusher' style='float:left;height:0px'></span><span style='z-index:10;position:relative;float:left;;clear:left;margin-top:0px;*margin-top:0px'><a><img src="https://www.suminliu.com/uploads/1/3/0/0/13006406/441810930.jpg?209" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 10px; border-width:1px;padding:3px;" alt="Picture" class="galleryImageBorder" /></a><span style="display: block; font-size: 90%; margin-top: -10px; margin-bottom: 10px; text-align: center;" class="wsite-caption"></span></span> <div class="paragraph" style="text-align:left;display:block;"><strong style="">Siapa saja yang perlu melakukan perencanaan keuangan ini?</strong> <ul style=""><li style="">Para profesional dan karyawan dari berbagai latar belakang profesi  yang hendak menyusun &amp; mengelola keuangannya dengan lebih tepat  &amp; optimal</li><li style="">Para  Kepala &amp; Ibu Rumah Tangga yang ingin membuat &amp; mengatur keuangannya dengan lebih baik lagi</li><li style="">Generasi Muda (Remaja, Pemuda/i, Mahasiswa/i) yang ingin mulai menyusun rencana masa depannya sedini mungkin agar lebih cerah</li><li style="">Para Pengusaha, khususnya UMKM, yang ingin mengelola keuangan dan bisnisnya lebih sukses lagi</li><li style="">Dan siapa saja yang peduli dengan masa depan kehidupannya ...</li></ul><br /><span></span> Siapa yang akan peduli pada hidup Anda bila bukan diri Anda sendiri? <br /><br /> <strong style="">Bila Anda mencintai diri Anda dan keluarga Anda, maka Perencanaan Keuangan ini SANGAT TEPAT untuk Anda!</strong> </div> <hr style="width:100%;clear:both;visibility:hidden;"></hr>]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Bagaimana Melakukan Perencanaan Keuangan?]]></title><link><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/bagaimana-melakukan-perencanaan-keuangan]]></link><comments><![CDATA[https://www.suminliu.com/financialplanning/bagaimana-melakukan-perencanaan-keuangan#comments]]></comments><pubDate>Mon, 01 Oct 2012 13:44:03 GMT</pubDate><category><![CDATA[5) How ...?]]></category><guid isPermaLink="false">https://www.suminliu.com/financialplanning/bagaimana-melakukan-perencanaan-keuangan</guid><description><![CDATA[ Pertama-tama, Anda harus menetapkan dalam pikiran bahwa Anda adalah Pemeran Utama dalam hidup Anda, bukan orang lain!   Hal kedua, ibarat pertandingan lari, Perencanaan Keuangan adalah sebuah pertandingan lari Marathon, bukan pertandingan lari Sprint.  Jadi Anda perlu KOMITMEN, KESABARAN, KEDISPLINAN TINGGI dan TINDAKAN  NYATA dalam jangka waktu yang panjang sehingga membentuk KEBIASAAN &amp;  GAYA HIDUP yang positif dan hal tersebut tidak dapat dilakukan hanya  dalam satu malam saja.   Apa saj [...] ]]></description><content:encoded><![CDATA[<span class='imgPusher' style='float:left;height:0px'></span><span style='z-index:10;position:relative;float:left;;clear:left;margin-top:0px;*margin-top:0px'><a><img src="https://www.suminliu.com/uploads/1/3/0/0/13006406/242835249.jpg" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 10px; border-width:0;" alt="Picture" class="galleryImageBorder" /></a><span style="display: block; font-size: 90%; margin-top: -10px; margin-bottom: 10px; text-align: center;" class="wsite-caption"></span></span> <div class="paragraph" style="text-align:left;display:block;"><strong style="">Pertama-tama</strong>, Anda harus menetapkan dalam pikiran bahwa Anda adalah Pemeran Utama dalam hidup Anda, bukan orang lain! <br /><br />  <strong style="">Hal kedua</strong>, ibarat pertandingan lari, Perencanaan Keuangan adalah sebuah pertandingan lari Marathon, bukan pertandingan lari Sprint. <br /><br /> Jadi Anda perlu KOMITMEN, KESABARAN, KEDISPLINAN TINGGI dan TINDAKAN  NYATA dalam jangka waktu yang panjang sehingga membentuk KEBIASAAN &amp;  GAYA HIDUP yang positif dan hal tersebut tidak dapat dilakukan hanya  dalam satu malam saja. <br /><br />  <strong style="">Apa saja isi sebuah Perencanaan Keuangan yang Komprehensif?</strong> <br /><br />  Dokumen Perencanaan Keuangan Anda tidak hanya berisi strategi keuangan  Anda, akan tetapi memiliki rencana pengembangan dari perencanaan itu  sendiri. <br /><br />  Sebuah Perencanaan Keuangan yang komprehensif idealnya memiliki 13 pilar  atau area dari situasi keuangan Anda. Akan tetapi, pada prakteknya  belum tentu seluruh 13  area tersebut diperlukan dalam Perencanaan  Keuangan setiap individu. Meskipun seluruh area termasuk kedalam sebuah  perencanaan keuangan, bukan berarti perencanaan tersebut akan menjadi  panjang, akan tetapi area-area tersebut akan disesuaikan dengan  kebutuhan masing-masing individu.  <ol style=""><li style="">Data dan informasi pribadi, termasuk data orang-orang yang akan masuk kedalam perencanaan keuangan Anda (istri, anak, dll)</li><li style="">Pengelolaan Arus Kas (Cash Flow Management). Analisa dari laporan  keuangan Anda termasuk slip gaji dan penghasilan lainnya, serta seluruh  biaya pengeluaran Anda sehingga dapat terllihat lebih atau kurangnya  penghasilan Anda setiap bulan.</li><li style="">Pajak penghasilan. Analisa dari laporan pajak Anda termasuk  pelaporan pajak tahunan Anda serta perhitungan tabungan sebelum pajak  (bila ada). Pajak merupakan area yang sangat sensitif, sehingga peran  dari Perencana Keuangan disini adalah untuk melihat seberapa besar  pengaruh atau efek dari sebuah investasi terhadap aset dan pajak Anda.  Perhitungan pajak serta pelaporan pajak Anda. Apabila Anda belum  mepunyai  seorang konsultan pajak, penasehat keuangan Anda dapat  merekomendasikan seorang konsultan bagi Anda.</li><li style="">Neraca Keuangan Anda serta Total Aset yang Anda miliki. Sebuah  analisa yang mungkin meliput daftar kekayaan, aset dan kewajiban Anda  serta keluarga Anda termasuk penghitungan dari total kekayaan bersih  Anda (Net Worth). Dengan memiliki daftar ini akan memudahkan Perencana  Keuangan untuk mengetahui situasi keuangan Anda sekarang sehingga dapat  membantu dalam memberikan saran dan rekomendasi.</li><li style="">Tujuan dan arah investasi Anda, termasuk juga skala prioritas dari  tujuan investasi tersebut serta kapan Anda akan menginginkan tujuan  tersebut terlaksana (tercapai).</li><li style="">Mengidentifikasi permasalahan, termasuk didalamnya adalah biaya  pendidikan anak, pembayaran pajak, penyakit kritis, atau penyakit  menurun, faktor-faktor lainnya yang mungkin dapat menjadi permasalahan  besar dimasa yang akan datang. Area ini dapat di identifikasikan oleh  Anda maupun konsultan Anda.</li><li style="">Asumsi yang akan dipakai dalam mempersiapkan perencanaan seperti  angka inflasi secara rata-rata, risiko yang dapat Anda tanggung, serta  asumsi-asumsi lainnya yang dirasa perlu.</li><li style="">Manajemen risiko. Termasuk didalammya adalah profil resiko Anda  terhadap pengaruh pasar ke aset dan investasi Anda. Risiko lain yang  harus dianalisa adalah meliput resiko kematian Anda, penyakit kritis,   penyakit menurun, serta cacat tubuh yang memungkinkan pengurangan  penghasilan atau mungkin kehilangan penghasilan.</li><li style="">Investasi. Daftar dari fortofolio yang telah Anda miliki sekarang.  Analisa dari fortofolio Anda akan meliputi: alokasi portfolio,  likuiditas aset, diversifikasi portfolio dan resiko investasi. Selain  itu , Perencana Keuangan akan menganalisa apakah investasi Anda seusai  dengan tujuan keuangan Anda.</li><li style="">Kebutuhan khusus lainnya seperti perencanaan masa pensiun (Pension  Plan) serta biaya pendidikan (Education Plan) anak Anda. Analisa  keuangan yang dibutuhkan dimasa depan sesuai dengan kebutuhan tersebut  sekarang, berapa proyeksi dimasa yang akan datang, kapan biaya tersebut  dibutuhkan, sudahkah dana tersebut tersedia sekarang, apabila belum  berapa besar cicilan investasi yang harus Anda mulai sekarang?</li><li style="">Perencanaan Warisan <em style="">(Estate Planning)</em>. Meskipun belum tentu  semua orang membutuhkan perencanaan warisan akan tetapi sangat penting  untuk melihat situasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan  serta strategi untuk mengatasi situasi tersebut.</li><li style="">Rekomendasi tertulis secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan  investasi Anda. Pemetaan dan pemecahan akan seluruh permasalahan yang  telah diidentifikasi serta rencana dalam penerapan rekomendasi tersebut.</li><li style="">Jadwal penerapan rekomendasi diatas sesuai dengan skala prioritas yang telah di setujui.<br /><br /></li></ol>  Apabila ada area dari yang disebutkan diatas berada diluar wewenang  Perencana Keuangan Anda, maka Perencana Keuangan Anda bertanggung jawab  untuk merekomendasikan profesional lainnya serta mengkoordinasikan  dengan mereka untuk mencakup area tersebut. Seluruh dokumentasi dengan  profesional harus di ikut sertakan kedalam Perencanaan Keuangan Anda  termasuk nama profesional tersebut serta jadwal tinjauan atas jasa yang  akan diberikan. <br /><br />  Seluruh analisa dari sebuah Perencanaan Keuangan harus meliputi tinjauan  dari fakta atau keadaan sesungguhnya sekarang, pertimbangan untung/rugi  dari keadaan tersebut, rencana penerapan, jadwal waktu, serta  kesimpulan dan rekomendasi dari perencanaan tersebut. </div> <hr style="width:100%;clear:both;visibility:hidden;"></hr>]]></content:encoded></item></channel></rss>